Adam Farhan, seorang siswa SMK asal Kalimantan Timur, berhasil menorehkan prestasi gemilang dengan meraih medali emas di ajang Olimpiade Olahraga Siswa Nasional (O2SN) tingkat nasional cabang olahraga renang dengan torehan waktu 25.97 detik. Keberhasilannya ini bukan hanya membanggakan dirinya, tetapi juga membawa nama baik Kalimantan Timur di kancah nasional.
Saya dan rekan saya telah bertemu dengan Adam dan mewawancarai Adam.
Latihan Keras Sebelum Kompetisi
Keberhasilan Adam tentu tidak lepas dari persiapan yang matang. "Setiap hari saya berlatih renang mulai pukul 5 subuh hingga pukul 7 pagi. Setelah itu, saya melanjutkan kegiatan belajar di sekolah hingga pukul 5 sore, karena saya adalah siswa SMK. Di malam hari, saya melanjutkan latihan fisik di gym," ungkap Adam mengenai rutinitas latihannya. Coach Jonathan pun mengakui itu adalah program yang di berikan kepada Adam sesuai dengan porsi diri Adam dan tentunya tak ada yang sia sia dari usaha coach jo dan Adam yang konsisten hiingga menghasilkan emas untuk KALTIM.
Tantangan Terbesar: Diri Sendiri
Menghadapi kompetisi di tingkat nasional tentu bukan hal yang mudah, apalagi ini adalah pengalaman pertama Adam. "Tantangan terbesar bagi saya adalah diri sendiri, terlebih ini adalah kompetisi nasional pertama saya dan langsung berhadapan dengan siswa-siswa dari Pulau Jawa yang lebih kuat," jelas Adam.
Sedangkan menurut coach Jonathan tantangan terbesar saat melatih adam adalah waktu karena Adam juga punya kewajiban pelajar SMK yaitu PKL.
Momen Penentu Kemenangan
Adam juga berbagi momen yang menurutnya sangat menentukan kemenangan. "Pada nomor 50 meter gaya bebas, saya meluapkan seluruh energi saya di 15 meter terakhir. Itu menjadi kunci kemenangan bagi saya," katanya.
Pesan untuk Atlet Muda Kalimantan Timur
Sebagai perwakilan dari Kalimantan Timur, Adam memberikan pesan inspiratif kepada para atlet muda di daerahnya. "Pesan saya untuk adik-adik yang ingin berprestasi, selalu latihan, konsisten, dan jangan menyerah karena proses tidak ada yang instan," pesan Adam.
Rencana Selanjutnya: PON 2028
Setelah keberhasilan ini, Adam berencana untuk fokus pada persiapan Pekan Olahraga Nasional (PON) 2028. "Saya ingin memfokuskan diri untuk persiapan PON 2028. Mari kita doakan saya bisa mencapai impian tersebut," harap Adam.
Peran Pelatih dalam Keberhasilan
Adam juga mengakui peran besar pelatihnya, Coach Jonathan, dalam kesuksesannya. "Coach Jonathan sebagai pelatih saya sangat berperan besar dalam melatih saya hingga mendapatkan medali emas," ujar Adam mengakhiri wawancara.
Prestasi yang diraih Adam Farhan ini menjadi inspirasi bagi banyak siswa dan atlet muda di seluruh Indonesia, khususnya di Kalimantan Timur. Semoga Adam dapat terus mengukir prestasi di masa depan dan mengharumkan nama daerahnya di kancah nasional maupun internasional.
Kegagalan Bukanlah Akhir
Di ajang nasional, Adam mengambil dua nomor yaitu 50 meter gaya bebas dan 50 meter gaya kupu-kupu, di hari pertama Adam melakoni laga 50 meter gaya kupu-kupu dan menempati posisi 4 hanya berbeda second dengan posisi 3 disitu juga lengan Adam tak sepenuhnya pulih dan saat pulang dari kolam di hari pertama Adam sangat merasa terbebani hingga Adam mengaku tidak bisa tidur cepat, namun tetap di hari kedua saat melakoni nnomor 50 meter gaya bebas Adam mengeluarkan seluruh energinya bahkan di 15 meter terakhir benar benar seluruh energi adam keluarkan dan meraih posisi pertama di nomor 50 meter gaya bebas di O2SN Nasional.
